diposkan pada : 14-02-2020 17:16:53

Arab Saudi Berencana Ingin Membuat Hujan Buatan

 

Arab Saudi di antara negara sangat gersang di dunia dengan curah hujan tidak cukup dari 100 milimeter per tahun. Karena itu, tahun ini Arab Saudi berencana menciptakan program hujan produksi untuk menambah curah hujan.

Kabinet Saudi telah mengamini program penyemaian awan atau hujan produksi tersebut. Program ini dipercayai akan menambah curah hujan sampai 20 persen.

Serta Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian pun mengatakan bahwa program itu baru dikembangkan sesudah meninjau dan berangjangsana ke negara-negara beda yang pun melakukan praktek hujan buatan. Hal ini dilaksanakan untuk mempelajari empiris mereka dalam mengerjakan hujan buatan.

Hujan produksi perlu dilaksanakan seiring dengan perkembangan populasi di Arab Saudi. Serta perkembangan yang lumayan signifikan di sektor industri, energi, transportasi, pertambangan dan pertanian di mana keperluan air nyaris mencapai 24 miliar meter kubik pertahun.

Dilansir dari Arabnews, Kamis (13/2), nyaris 2,7 miliar meter kubik air laut merasakan desalinisasi masing-masing tahun. Dan selama 80 sampai 85 persen permintaan air diisi oleh sumber air tanah. Tingkat ekstraksi ini lebih banyak daripada tingkat penggantian, menilik curah hujan yang rendah.

Kementerian menuliskan program hujan  produksi ini menargetkan jenis awan tertentu untuk memicu curah hujan. Katalis ditaburkan, sejumlah di antaranya alami, di awan-awan ini untuk mencungkil air sejumlah mungkin.

Kementerian menekankan bahwa hujan produksi ini tidak membuat awan. Namun sebaliknya, ia menambah curah hujan dengan meluangkan inti kondensasi awan

Kerajaan mulai mempelajari hujan produksi pada 1976 berkolaborasi dengan Organisasi Meteorologi Dunia. Sebuah perjanjian sudah ditandatangani dengan Universitas Wyoming, di AS, untuk mengerjakan percobaan penyemaian awan kesatu, yang dilangsungkan di Asir pada tahun 1990.

Eksperimen ini terus berlanjut di distrik pusat Kerajaan, terutama Riyadh, Qassim dan Hail, pun sebagai barat laut dan barat daya, dengan partisipasi sekelompok ilmuwan spesialis Saudi. Hasilnya memperlihatkan bahwa awan mempunyai potensi penyemaian.                        

 

Artikel lainnya »