umroh oktober

Kepolisian Resor Kota Pontianak, Kalimantan Barat sudah memeriksa rekaman CCTV milik sebuah dealer sepeda motor di Jalan

Polresta Pontianak Tak Bisa Identifikasi Melalui CCTV

Kepolisian Resor Kota Pontianak, Kalimantan Barat sudah memeriksa rekaman CCTV milik sebuah dealer sepeda motor di Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang berada tak jauh dari lokasi penyerangan dua orang tidak dikenal terhadap seorang anggota Brimob.

Namun, ternyata CCTV tidak aktif saat kejadian berlangsung.     

Kepala Polresta Pontianak Ajun Komisaris Besar Hariyanta menjelaskan, awalnya polisi sangat berharap pada rekaman CCTV itu.

"Saya sudah berkoordinasi dengan dealer pemilik CCTV itu, ternyata kejadiannya tidak terekam karena tidak aktif saat penyerangan terjadi," kata Hariyanta, Rabu (29/5/2013).     

Identifikasi pelaku, akhirnya dilakukan berdasarkan pengakuan korban, Brigadir Satu WN, anggota Polda Kalbar.

Namun, karena penyerangan terjadi menjelang senja, identitas para pelaku yang menggunakan sepeda motor tidak terlalu jelas.     

Penyerangan tanpa sebab yang begitu jelas itu mengakibatkan telapak dan jari tangan Briptu WN terluka dan harus dijahit.

Briptu WN sudah bisa kembali berdinas.      Penyerangan bermula ketika Briptu WN berteduh di Jalan Tanjungpura karena tiba-tiba hujan.

Ketika itu, Briptu WN terlihat menelpon seseorang, lalu membaca dan membalas SMS. Tiba-tiba ada dua orang yang datang menanyakan identitasnya, apakah informan polisi atau anggota kepolisian.

Kedua orang itu diduga tak nyaman dengan kehadiran Briptu WN di lokasi sehingga menyerang.

kata kata romantis |Denganmu aku bahagia hidupku di penuhi banyak warna, namun jika kamu tinggalkan aku mungkin yang terisa ha

kata kata romantis
|Denganmu aku bahagia hidupku di penuhi banyak warna, namun jika kamu tinggalkan aku mungkin yang terisa hanya derita yang hanya akan mencabik jiwa.....

Kau bagaikan hujan dan aku hanyalah bumi yang gersang, kau sirami aku dengan rintik rintik kebahagiaan.

Berada dalam pelukanmu itu mengajarkanku apa arti kenyamanan yang sempurna.

Jauh sebelum aku bertemu denganmu, aku telah mengenalmu dalam doaku.

Jiwaku tenggelam dalam hangatnya dekap kasih sayang darimu. Aku tak mau beranjak darimu... Tak mau...

Bersandarlah dipundakku sampai kau nyaman..sudah keharusan bagiku untuk membuat dirimu nyaman.

Aku tercipta oleh waktu, untuk mengisi waktu, selalu memperbaiki diri di setiap waktu, dan semua waktu ku adalah untuk mencintai kamu.


Jika duri untuk melindungi sang mawar, maka cintaku ke kamu adalah untuk melindungi kamu dari luka rindu.     

Hari Valentine memang sudah berlalu, namun kasih sayangku untukmu tidak akan pernah hilang.

Aku sadar aku memang tak sempurna tetapi kamu telah membuat hidup ini jadi sempurna dengan cintamu.

Setiap manusia memiliki keterbatasan... dan keterbatasanku adalah ketika jarak telah memisahkan kita berdua.

Dia mungkin tidak sadar bahwa aku cemburu, dia mungkin juga tidak merasa bahwa aku sangat terluka, tidak mendengar bahwa hatiku sedang menangis.....untuk baca selengkap nya klik di sini
 

by yandre pramana putra

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Mr. Bartoszewski was given honorary Israeli citizenship for his work to save Jews during World War II and later surprised even himself by being instrumental in reconciling Poland and Germany.

Artikel lainnya »