Umroh November

Lenovo telah menegaskan akan mempertahankan merek Motorola setelah vendor asal China itu mengakuisisi vendor ponsel tersebut.

Lenovo telah menegaskan akan mempertahankan merek Motorola setelah vendor asal China itu mengakuisisi vendor ponsel tersebut.

"Motorola juga merupakan brand yang sangat kuat di AS dan Eropa. Seperti halnya produk-produk IBM, kami juga akan mempertahankan merek Motorola selain tetap mengembangkan smartphone merek Lenovo," ujar Country General Manager Lenovo Indonesia Rajesh thadani.

Menurut dia, saat ini pihaknya dan Motorola tengah dalam masa transmisi dan konsolidasi bisnis, sehingga belum dapat diketahui rencana Lenovo ke depan terhadap Motorola.

Namun, kata Rajesh, akuisisi Motorola dan unit bisnis server x86 IBM makin melengkapi portofolio Lenovo dan sekaligus memperkuat bisnis smartphone, PC, dan tabletnya di level global.

Lenovo telah resmi mengakuisisi divisi ponsel Motorola dari Google Inc senilai USD 2,91 miliar. Angka ini juga merupakan nilai akuisisi terbesar di industri teknologi di China.

Dikutip dari GSMArena, sebagai bagian dari akuisisi tersebut, Google juga akan mempertahankan sebagian besar portofolio paten Motorola seperti current applications dan invention disclosures. Lenovo sendiri juga akan mengakuisisi sekitar 2 ribu paten disamping merek Motorola Mobility dan merek dagang Motorola.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini Selasa (18/3) akan melanjutkan rangkaian kampanye partainya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah kemarin berkampanye di Bantul, SBY dan rombongan jurkamnas akan berkampanye di Tulungagung.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini Selasa (18/3) akan melanjutkan rangkaian kampanye partainya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah kemarin berkampanye di Bantul, SBY dan rombongan jurkamnas akan berkampanye di Tulungagung.

Tadi malam, SBY dan rombongan telah menginap di Hotel Merdeka Kota Madiun, Jawa Timur. SBY juga telah mengajukan cuti untuk berkampanye dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat di sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

SBY dan rombongan menuju ke Tulungagung melalui Ponorogo. Di Ponorogo, SBY juga telah dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah titik, namun agenda tersebut masih dapat berubah.

Seperti yang telah diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah memberitahukan cuti untuk mengikuti kampanye selama dua hari, pada tanggal 17-18 Maret.

Izin cuti tersebut juga telah disampaikan ke KPU RI dengan mengirimkan surat dari Sekretariat Negara Nomor B.233/M.Sesneg/D-2/KN.00.02/03/2014, dengan tembusan kepada Presiden RI, Wapres RI Boediono, dan Badan Pengawas Pemilu.

Cuti Presiden tersebut dimaksudkan untuk pelaksanaan kampanye Partai Demokrat di daerah pemilihan Jawa Tengah VI dan Jawa Timur VI. Di antaranya di Magelang dan Yogyakarta, serta di Tulungagung dan Blitar.

Adapun, pelaksanaan kampanye rapat umum terbuka untuk Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD dilakukan selama 21 hari, mulai tanggal 16 Maret hingga 5 April mendatang.

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Ms. Rendell was a prolific writer of intricately plotted mystery novels that combined psychological insight, social conscience and teeth-chattering terror.

Artikel lainnya »