ITINERARY PERJALANAN UMROH PLUS THAIF 10HARI TAKE OFF MADINAH

Sesuai jadwal kampanye yang telah dikeluarkan oleh KPUD Manado, Partai Demokrat (PD) seharusnya melakukan kampanye terbuka untuk dapat menggalang massa pemilu pada Senin (17/3). Namun beberapa Caleg partai berlambang segitiga mercy ini malah terlihat di acara kawin massal yang telah digelar oleh Pemkot Manado.

Sesuai jadwal kampanye yang telah dikeluarkan oleh KPUD Manado, Partai Demokrat (PD) seharusnya melakukan kampanye terbuka untuk dapat menggalang massa pemilu pada Senin (17/3). Namun beberapa Caleg partai berlambang segitiga mercy ini malah terlihat di acara kawin massal yang telah digelar oleh Pemkot Manado.

Dua caleg Partai Demokrat , Jackson Kumaat untuk DPR-RI dan Stella Pakaya untuk DPRD Kota Manado, bahkan telah menjadi saksi pada acara nikah massal itu. Ritual religius tersebut pun mengeluarkan 'aroma' politik.

Salah seorang Panwaslu Manado, Issac Yusuf kepada sejumlah wartawan menyatakan bahwa sesuai jadwal, seharusnya PD telah melakukan kampanye terbuka Senin kemarin.

"Sayang waktu yang disediakan tidak dimanfaatkan dengan baik," ucap Issac Yusuf.

Terkait adanya dugaan pelanggaran yang terjadi dalam acara nikah massal yang mempersatukan 33 pasang pengantin ini, dirinya juga mengatakan masih akan dibicarakan dalam internal Panwas.

"Untuk hal tersebut masih akan kami bicarakan dalam rapat," ujar Issac.

Wali kota Manado Vecky Lumentut menepis jika acara yang digelar Pemkot ini telah dikaitkan dengan agenda partai meski atribut dan nuansa biru khas PD terlihat digunakan beberapa Caleg.

"Acara ini bukan acara partai, jadi setiap orang berhak datang di sini jika mengetahuinya," tegas Lumentut yang juga Ketua Partai Demokrat Sulut kepada wartawan.

saco-indonesia.com, Even jazz di tanah air saat ini memang relatif telah menjamur dari tahun ke tahun. Itulah yang membuat Mus M

saco-indonesia.com, Even jazz di tanah air saat ini memang relatif telah menjamur dari tahun ke tahun. Itulah yang membuat Mus Mujiono itu berpendapat bahwa apresiasi masyarakat dan pertumbuhan jazz yang sangat tinggi. Bahkan menurut Mus Mujiono, Indonesia lebih berkembang daripada Eropa.

"Saya banyakan off air. Karena event jazz di Indonesia sangat tinggi, banyak sekali bahkan. Tak hanya di Jakarta," kata Mus saat dijumpai di Jak Jazz 2013 hari kedua, Istora Senayan, Jakarta Pusat.

"Pertumbuhan kita lebih besar dari Eropa, setiap kota di Indonesia telah mempunyai event jazz yang profesional, kita juga bisa tahu musisi kita lagi pesat majunya," lanjutnya.

Mus pun juga sangat bersyukur telah memiliki banyak event musik, khususnya jazz. Di situ banyak sekali bermunculan talenta talenta muda yang tidak canggung lagi ketika berkolaborasi dengan senior.

"Event seperti itu diharapkan dapat memacu industri musik Indonesia. Dengan ada event, bagus sekali karena kita juga bisa lihat beberapa musisi jazz muda yang bermunculan saat ini semua instrumen di munculkan," tukasnya.

Editor : dian sukmawati
Sumber : kapanlagi.com

A 2-minute-42-second demo recording captured in one take turned out to be a one-hit wonder for Mr. Ely, who was 19 when he sang the garage-band classic.

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Artikel lainnya »