umroh april 2019

Saco-Indonesia.com - Buah tomat merupakan salah satu makanan sehat yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Saco-Indonesia.com - Buah tomat merupakan salah satu makanan sehat yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain kaya akan vitamin C dan serat yang baik untuk menurunkan berat badan, ternyata makan tomat secara rutin juga ampuh untuk cegah stroke.

Seperti dilansir dari bbc.co.uk, tomat memiliki salah satu zat antioksidan yang dinamakan dengan lycopene. Zat ini mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh Anda yang dapat memicu kanker dan serangan jantung.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Neurology ini, menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kandungan lycopene yang tinggi di dalam darah mereka maka kecenderungan untuk terserang penyakit stroke akan menurun secara drastis.

"Penelitian ini menambah bukti bahwa mengonsumsi buah dan sayur secara rutin mampu menurunkan risiko beberapa penyakit berbahaya seperti stroke, penyakit jantung, hingga diabetes," jelas Dr Jouni Karppi dari Eastern Finland University.

Jadi masih menemukan alasan untuk tidak mengonsumsi buah dan sayur secara rutin?

Editor : Maulana Lee

Sumber :merdeka.com

saco-indonesia.com, Mantan Ketua Umum Pengurus BesaNahdatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi telah menutup Sarasehan Nasional Ulama

saco-indonesia.com, Mantan Ketua Umum Pengurus BesaNahdatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi telah menutup Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendikiawan di Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang akan digelar selama tiga hari tersebut sedikitnyakan dihadiri oleh sederetan tokoh besar yakni Mahfud MD, Jusuf Kalla, Djan Farid, Marzuki Alie, Ahmad Heryawan, dan Jimly Asshidiqi.

Hasyim juga dapat menyimpulkan di depan 300 ulama agar bersama-sama merenungkan selama 15 tahun masa reformasi, sisi mana yang belum tercapai dan sudah tercapai. Menjelang Pemilu 2014, kata dia, banyak hal yang telah menjurus kepada kecurangan dan manipulasi sehingga harus diatasi.

"Jika tidak, maka akan terjadi konflik setelah pemilu dan mengancam keselamatan rakyat," ungkapnya dalam sambutannya, Minggu (09/02/2014).

Sementara itu, lanjut Hasyim, terkait dalam gerakan pemberantasan korupsi yang terus akan dilakukan oleh KPK tentu harus didukung masyarakat. Namun akan lebih efektif jika gerakan anti korupsi berubah menjadi gerakan nasional.

"Tak cukup diserahkan pada komisi, tetapi harus didukung gerakan nasional. Harus bertahap seperti negara lain yg berhasil. KPK jadi trigger atau pemicu awal. Dan negara ini perlu ulama, karena itu ulama agar tak tergerus keadaan, peran ulama penting di tengah kegoncangan keadaan," tegasnya.

Sementara itu salah satu narasumber Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga mengatakan bahwa Islam mewarnai kehidupan sebagai sumber nilai. Umatnya pun harus paling canggih.

"Sumber daya alam banyak diberikan kepada kita, tetapi akan berarti lebih harus ada pengelola handal menguasai ilmu dan teknologi, saat ini banyak dinikmati dan dikuasai oleh negara orang. Kemiskinan menganga. Karena kurang menguasai teknologi. Teori kebangsaan ada dalam Al Quran dan sangat banyak, soal kesemestaan malah, lebih jelas dalam konteks kemanusiaan, jangan ada sekat- sekat politik, yang ada kepentingan kebangsaan dan kenegaraan," tutup Aher.


Editor : Dian Sukmawati

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Ms. von Furstenberg made her debut in the movies and on the Broadway stage in the early 1950s as a teenager and later reinvented herself as a television actress, writer and philanthropist.

Artikel lainnya »