umroh maret 2019

saco-indonesia.com, Iptu Muhammad Daud, anggota Intel Polda Sulselbar, telah ditembak oleh orang yang tak dikenal saat hendak sa

saco-indonesia.com, Iptu Muhammad Daud, anggota Intel Polda Sulselbar, telah ditembak oleh orang yang tak dikenal saat hendak salat subuh di masjid dekat rumahnya di Jl Palantikan III, Kelurahan Pandan-pandan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Penembakan tersebut telah terjadi sekitar pukul 04.55 Wita, Selasa (11/2).

"Korban telah meninggal dunia dengan dua luka tembakan di dada dan di perut," kata Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Hendi Sutendi.

Hendi juga mengatakan, pihaknya juga telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang berjumlah satu orang. Polisi kini tengah memburunya.

Dia juga menambahkan, Polda Sulselbar mengucapkan duka cita untuk anggotanya yang meninggal dunia. Iptu Muhammad Daud meninggalkan 1 orang istri dan 4 orang anak.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Sergio Ramos telah meminta timnya untuk tidak terlalu banyak memikirkan penilaian orang lain terkait perform

saco-indonesia.com, Sergio Ramos telah meminta timnya untuk tidak terlalu banyak memikirkan penilaian orang lain terkait performa mereka di atas lapangan. Menurutnya, Real Madrid hanya perlu untuk fokus dan terus melakukan yang terbaik agar bisa mendapatkan hasil yang sesuai.

"Kami bisa terus mendapatkan hasil yang baik jika kami tidak terlalu banyak memikirkan apa yang orang lain katakan," tutur sang bek menurut laporan yang diturunkan oleh AS.

Ramos kemudian juga menegaskan keinginannya untuk dapat terus bertahan di Los Blancos untuk jangka waktu yang lama.

"Apa yang masuk di telinga satu harus keluar melalui telinga lainnya. Saya banyak berkorban untuk bisa menampilkan yang terbaik di atas lapangan dan bertekad untuk dapat terus bertahan di Real Madrid untuk waktu yang lama," pungkas Ramos.


Editor : Dian Sukmawati

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Artikel lainnya »