Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

harga umroh ramadhan Cilodong

saco-indonesia.com, Saya ingin mengawali renungan kita kali ini dengan mengingatkan pada salah satu kisah kehidupan yang mungkin banyak tercecer di depan mata kita.

saco-indonesia.com, Saya ingin mengawali renungan kita kali ini dengan mengingatkan pada salah satu kisah kehidupan yang mungkin banyak tercecer di depan mata kita. Cerita ini tentang seorang kakek yang sederhana, hidup sebagai orang kampung yang bersahaja. Suatu sore, ia mendapati pohon pepaya di depan rumahnya telah berbuah. Walaupun hanya dua buah namun telah menguning dan siap dipanen. Ia berencana memetik buah itu di keesokan hari. Namun, tatkala pagi tiba, ia mendapati satu buah pepayanya hilang dicuri orang.

 

Kakek itu begitu bersedih, hingga istrinya merasa heran. “masak hanya karena sebuah pepaya saja engkau demikian murung” ujar sang istri.

“bukan itu yang aku sedihkan” jawab sang kakek, “aku kepikiran, betapa sulitnya orang itu mengambil pepaya kita. Ia harus sembunyi-sembunyi di tengah malam agar tidak ketahuan orang. Belum lagi mesti memanjatnya dengan susah payah untuk bisa memetiknya..”

“dari itu Bune” lanjut sang kakek, “saya akan pinjam tangga dan saya taruh di bawah pohon pepaya kita, mudah-mudahan ia datang kembali malam ini dan tidak akan kesulitan lagi mengambil yang satunya”.
Namun saat pagi kembali hadir, ia mendapati pepaya yang tinggal sebuah itu tetap ada beserta tangganya tanpa bergeser sedikitpun. Ia mencoba bersabar, dan berharap pencuri itu akan muncul lagi di malam ini. Namun di pagi berikutnya, tetap saja buah pepaya itu masih di tempatnya.

Di sore harinya, sang kakek kedatangan seorang tamu yang menenteng duah buah pepaya besar di tangannya. Ia belum pernah mengenal si tamu tersebut. Singkat cerita, setelah berbincang lama, saat hendak pamitan tamu itu dengan amat menyesal mengaku bahwa ialah yang telah mencuri pepayanya.

“Sebenarnya” kata sang tamu, “di malam berikutnya saya ingin mencuri buah pepaya yang tersisa. Namun saat saya menemukan ada tangga di sana, saya tersadarkan dan sejak itu saya bertekad untuk tidak mencuri lagi. Untuk itu, saya kembalikan pepaya Anda dan untuk menebus kesalahan saya, saya hadiahkan pepaya yang baru saya beli di pasar untuk Anda”.

Hikmah yang bisa diambil dari kisah inspirasi diatas, adalah tentang keikhlasan, kesabaran, kebajikan dan cara pandang positif terhadap kehidupan.

Mampukah kita tetap bersikap positif saat kita kehilangan sesuatu yang kita cintai dengan ikhlas mencari sisi baiknya serta melupakan sakitnya suatu “musibah”?

Sumber:Pengjian LDII(Liwon Maulana "galipat")

 

saco-indonesia.com, Seorang penumpang bus Kopaja telah ditodong penjahat kemudian merampas laptop,  saat kendaraan telah me

saco-indonesia.com, Seorang penumpang bus Kopaja telah ditodong penjahat kemudian merampas laptop,  saat kendaraan telah melintas di depan gedung GKBI Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pelaku telah berhasil dibekuk warga.

Tersangka M Soleh, yang berusia 35 tahun , warga Pulogadung, Jakarta Timur, juga sempat diamuk massa kini telah diamankan ke kantor polisi berikut laptop hasil kejahatan. Sedang korban Furgon Wirawan, yang berusia 46 tahun , asal Cilacap, Jawa Tengah, telah dimintai keterangan.

Keterangan yang telah dihimpun sekitar pukul 18:40, korban naik angkutan umum Kopaja dari Blok M menuju Tanah Abang. “Memang saat kejadian penumpang padat disertai hujan gerimis, pelaku tunggal diperkirakan sudah menga mati,”tegas Kapolsek Tanah Abang Kompol Kus Subiantoro.

Namun setibanya bis di depan gedung perkantoran Kopaja yang lagi melaju pe lan tiba-tiba bandit yang berdiri disamping korban telah menempelkan pisau sambil mengancam. “Ayo serahkan dompet dan jangan lirik-lirik kalau mau selamat,”gertak pelaku, seperti diuraikan korban di kantor polisi.

Melihat korban megang tas yang berisi laptop, bandit tunggal ini kemudian telah mengincar tas tersebut, dan dalam waktu yang singkat, tas yang digenggam korban telah dirampas hingga laptop berpindah tangan, setelah itu pelaku kabur saat bis sedang melaju pelan.

Melihat bandit sudah berada di jalan, korban histeris meneriaki rampok.. Rampok, sambil menuju kearah pria yang lagi menenteng tas. Dan tak pelak lagi, bandit tergolong nekat itu begitu ia tertangkap massa, spontas diamuk warga hingga wajah bonyok dikeroyok massa.

Namun aksi main hakim itu juga cepat diatasi oleh petugas yang tiba kelokasi kejadian. Kini bandit warga Pulogadung, Jakarta Timur itu, tlah diamankan ke Polsek Metro Tanah Abang, dan dari tangannya juga telah di sita laptop hasil kejahatan, milik korban.


Editor : Dian Sukmawati

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Mr. Fox, known for his well-honed countrified voice, wrote about things dear to South Carolina and won over Yankee critics.

Artikel lainnya »