Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

daftar umroh ramadhan Ciamis

Saco-Indonesia.com - Keputusan Jokowi maju sebagai presiden terus menuai kritik.

Saco-Indonesia.com - Keputusan Jokowi maju sebagai presiden terus menuai kritik. Jika nanti jadi presiden, Jokowi dinilai hanya akan menjadi bonek Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri .

"Kesan atau kekhawatiran bahwa Jokowi hanya akan menjadi boneka Megawati, tercipta karena Jokowi memiliki kepatuhan yang luar biasa pada Megawati. Sebagai kader partai dalam kultur yang nepotis, gaya Jokowi ini akan sukses mengantarnya sebagai calon presiden (capres) karena mampu menyenangkan hati Megawati," ujar Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia, Agung Suprio saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (18/3).

Agung menegaskan, kekhawatiran tersebut bisa berlanjut seandainya Jokowi menjadi Presiden. Menurut dia, kekhawatiran Jokowi menjadi boneka terutama pengambilan keputusan sebagai pimpinan.

"Begitu pula jika Jokowi terpilih menjadi Presiden. Kekhawatiran dan kesan bahwa Jokowi tidak mandiri dalam membuat keputusan terutama ketika kepentingan masyarakat luas bertabrakan dengan kepentingan partai atau ketua umum. Jokowi akan lebih memilih kepentingan partai," katanya.

Dia menambahkan, Jokowi akan mematuhi segala perintah Megawati. Dengan begitu, Jokowi tidak akan memiliki kemandirian dalam memimpin Indonesia apabila terpilih menjadi presiden.

"Dalam konteks ini, Megawati adalah sang ratu. Jika Megawati bersabda, maka dalam perspektif kekuasaan Jawa, sabda itu tidak bisa dibantah. Sabdo Pandito Ratu. Ini juga pertanyaan besar buat Jokowi , apakah ia sosok yang mandiri? Apakah ia sosok nasionalisme tulen ala bung Karno yang berdikari?," pungkas dia.

Sumber : merdeka.com

Editor : Maulana Lee

saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi mulai telah mengusut dugaan pemberian (gratifikasi) dari PT Pertamina kepada ma

saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi mulai telah mengusut dugaan pemberian (gratifikasi) dari PT Pertamina kepada mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Sumber Daya Alam Mineral, Waryono Karno. Guna untuk menguak hal itu, penyidik lembaga antikorupsi itu juga memeriksa Direktur PT Pertamina, Karen Agustiawan.

Karen telah memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini. Perempuan itu juga mengenakan batik coklat dan didampingi oleh kuasa hukumnya, Rudi Alfonso. Tetapi, Karen juga enggan memberikan pernyataan apapun. Malah Rudi yang telah memberikan pernyataan.

"Bersaksi untuk Pak Waryono Karno," kata Rudi kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/1).

Rudi menampik dalam pemeriksaan kali ini penyidik bakal mengusut soal pemberian Tunjangan Hari Raya kepada anggota DPR. Dia juga menyatakan akan membeberkan soal materi yang ditanyakan usai pemeriksaan.

"Ya enggak tahu, kan belum diperiksa. Tunggu saja nanti selesainya, baru ini kita kasih tahu," ujar Rudi.


Editor : Dian Sukmawati

The bottle Mr. Sokolin famously broke was a 1787 Château Margaux, which was said to have belonged to Thomas Jefferson. Mr. Sokolin had been hoping to sell it for $519,750.

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Artikel lainnya »