Umroh November

Setelah asyik bermain di pantai tepatnya di Pulau Untung Jawa di bulan Maret 2013 lalu, perjalanan selanjutnya di bulan April 20

Setelah asyik bermain di pantai tepatnya di Pulau Untung Jawa di bulan Maret 2013 lalu, perjalanan selanjutnya di bulan April 2013 AK dan beberapa teman mengadakan trip menuju Taman Wisata Cibodas dan sekitarnya. Berikut catatan perjalanannya :

Sabtu pagi setelah menunaikan sholat shubuh beberapa teman yang ikut dalam trip ini sudah berkumpul di star point yang ditentukan, beberapa lagi masih ada saja yang belum hadir dikarenakan sibuk dengan barang bawaan. Setelah semuanya kumpul dengan jumlah 8 orang dan mobil Innova serta sopirnya yang udah di booking sebelumnya siap untuk menuju Taman Wisata Cibodas.

Tepatnya jam 5.30 pagi AK dan teman - teman sudah berangkat menuju Taman Wisata Cibodas, hal ini dilakukan agar kami lebih cepat sampai ke sana dan tidak terjebak macet di jalur puncak Bogor. AK dan teman - teman  menikmati pemandangan sepanjang perjalanan dengan diiringi musik pilihan yang telah disediakan, mengobrol sambil menikmati beberapa makanan yang dibawa oleh teman teman cukup untuk menghilangkan suntuk dan bete serta agar suasana menjadi nyaman.

Perjalanan ditempuh sekitar 2 setengah jam dari Jakarta Barat, walaupun sempat kelewat sampai Cipanas karena asyiknya suasana di dalam mobil hingga tidak ada yang perhatikan tanda masuk ke Cibodas. Setelah berbalik arah, mobil pun memasuki kawasan Wisata Cibodas sekitar pukul 8 pagi saat itu.

Setelah membayar dipintu masuk seharga Rp. 9.500/ orang dan 16 ribu untuk mobilnya, kami pun mengitari dengan mobil  beberapa tempat yang asyik di kawasan ini. Akhirnya kamipun sepakat untuk memarkir mobil di parkiran menuju Air terjun Ciismun di kawasan Cibodas ini.

Perjalanan dari parkir mobil menuju air terjun Ciismun ditempuh sekitar setengah jam, melihat indahnya air terjun dan bermain air menjadi semangat kami untuk terus melangkah agar sampai ke tujuan. Dan beberapa momen yang tidak terlewatkan kami abadikan berikut ini :

Terpana adalah kata yang pas buat perasaan kami saat sampai di air terjun Ciismun ini, air terjun yang tersembunyi ini sangat memukau penglihatan kami kala itu, ditambah suasana pagi yang sepi saat itu serasa hanya kami yang menikmati keindahan air terjun Ciismun ini.  Beberapa dari kami langsung bermain air di air terjun ini, beberapa yang lain menikmati pemandangan air terjun yang memukau sambil mencari spot untuk berphoto ria.

Setelah kurang lebih 1 jam di air terjeun Ciismun, kami pun bersiap - siap untuk melakukan perjalanan kembali ke area parkir mobil, karena lelahnya perjalanan saat itu kami pun siap untuk  menikmati makan siang yang kami bawa dari rumah sambil menikmati hijaunya alam Cibodas.

Setelah menikmati makan siang kami kembali mengelilingi kawasan Cibodas dengan mobil, beberapa saat mobil berhenti agar kami bisa menikmati  hamparan  taman hijau yang  luas  atau pemandangan kolam air mancur yang indah serta gunung dan pohon pohon yang rindang.

Sebenarnya masih banyak area menarik di kawasan ini yang belum sempat kami kunjungi namun karena waktu sudah siang dan kami ingin melanjutkan perjalanan selanjutnya, kami pun segera menuju pintu keluar 2 dari kawasan Cibodas menuju parkiran air terjun Cibereum yang dekat dengan pintu masuk wisata Mandalawangi di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Namun sebelumnya kami santai sejenak di area parkir sambil menikmati beberapa jajanan yang ada di area ini, melaksanakan sholat dan bersih bersih di wc yang ada di area ini dengan membayar Rp. 2000 untuk buang air kecil dan Rp. 3000 untuk mandi dan buang air besar.

Sekitar kurang lebih pukul 13.00 kami pun mulai perjalanan menuju air terjun Cibereum yang berada 1.675 diatas permukaan laut ini harus kami daki sekitar 1 jam. Setelah membayar tiket di pintu masuk Rp. 2.500/ orang kami pun mulai memasuki jalan berbatu di tengah hutan.

Perjalanan menuju air terjun Cibereum ini amat sangat melelahkan, melewati hutan yang gelap walau kadang ada jalan yang sudah bagus. Sesaat berjalan kami harus istirahat sejenak untuk menghilangkan rasa lelah dan letih seraya memberi semangat kepada teman teman untuk sampai ke tujuan.

Setelah berjuang sepanjang jalan dengan keringat yang bercucuran, akhirnya air terjun Cibereum dapat kami taklukan. Kami pun hanya bisa bengong  melihat indahnya alam yang mempesona ini dan ternyata ada 2 air terjun lain yang berdekatan dengan air terjun Cibereum ini.  Sungguh menakjubkan, kami pun tak lupa mengabadikan momen ini.

Perasaan bangga dan bahagia bersatu dalam jiwa kami saat berada di tempat yang jauh ini, rasa lelah dan letih seakan sirna dengan sampainya kami di tempat ini. Kami pun mulai menikmati  suasana ramai saat itu, sesekali bermain air dan makan makanan yang kami sudah siapkan.

Ketika waktu sudah sore, kamipun mulai melangkah turun menuju parkiran mobil, sesampainya disana dan sebelum meninggalkan kawasan wisata tak lupa kami membeli beberapa oleh - oleh seperti sandal, kaos, tas, makanan ringan dan sayur - sayuran dengan harga terjangkau tentunya.

Akhirnya usai sudah perjalanan kali ini, mobilpun bergegas menuju Jakarta, sesaat kami berhenti di kawasan Puncak Bogor untuk sejenak menikmati indahnya hamparan kebun teh di Kawasan Wisata Gunung Mas. Demikian

Tips Memilih Jenis Lampu Rumah yang Cocok Di antara banyak jenis bola lampu, semua tidak cocok untuk pencahayaan domestik. Co

Tips Memilih Jenis Lampu Rumah yang Cocok

Di antara banyak jenis bola lampu, semua tidak cocok untuk pencahayaan domestik. Cocok untuk digunakan di rumah ada semacam cahaya ini:

Lampu Light LED:

Lampu LED masih teknologi baru. ketika menyala, LED mampu telah menghasilkan percikan dari rangkaian optik bekerja dengan semikonduktor. Karena digunakan.Secara lebih nyaman secara keseluruhan, lampu ini juga tidak menghasilkan sangat sedikit panas, lampu ini tahan lama jauh lebih efisien daripada lampu pijar. 4 watt lampu LED, memiliki bertahan hingga 20 tahun dan jumlah cahaya yang sama 25 watt lampu pijar. Namun, harganya jauh lebih mahal daripada lampu pijar.

Lampu pijar:

Tipe pertama, bola lampu pijar adalah jenis paling murah lampu. Cahaya telah ditemukan oleh Thomas Edison, namun dalam banyak kasus digunakan untuk tahun 1990. Lampu pijar juga disebut incandesent dan bola lampu. Silakan mengoperasikan waktu saat melalui lampu filamen karbon dari dalm dari lampu pijar. Kemudian, menghasilkan panas dan menghasilkan cahaya cahaya.Selain, filamen karbon menghasilkan panas jenis lampu juga. Oleh karena itu, dapat menyebabkan panas ruangan menjadi penggunaan lampu ini. Selain itu, untuk dapat menghasilkan lampu pijar ini, hasil penguapan debu. Jika lampu dipasang di atap, saya menjalankan debu terjebak di atap itu. Akibatnya, lingkaran hitam, terbentuk di langit-langit. The bola lampu pijar di langit langit.Lampu, Anda perlu menghindari hal ini ketika saya mampu untuk mengarahkan cahaya untuk bersinar dan intensitas maksimum segera setelah instalasi sambungan, menempatkan kap lampu. Selain itu, lampu ini tidak terpengaruh oleh suhu dan kelembaban udara di sekitarnya. Namun, lampu
ini membutuhkan daya tinggi untuk membuatnya begitu bersinar. Masa hidup bohlam biasanya sekitar bola lampu pijar cocok untuk kamar yang tidak membutuhkan cahaya 1000 jam.Berdasarkan karakteristik dari 750, seperti kamar mandi atau penyimpanan kekuatan tinggi tersebut. Lampu pijar Selanjutnya, adalah mungkin untuk menggunakan dimmer.

Lampu Cahaya TL:

Seringkali, lampu neon, dikenal sebagai fluorescent atau neon. Lampu neon telah mulai digunakan sebagai alternatif untuk lampu pijar terakhir sering. Dan bekerja sama dengan lampu neon adalah gas yang menggunakan fluor dan fosfor. Ketika menerima dihasilkan arus dari gas UV. Sinar ultraviolet, dapat cenderung lebih mahal, dibandingkan dengan output neon lampu pijar terhadap radiasi putih.Harga kemudian dihasilkan. Namun, lampu ini lebih hemat energi. 20 lampu neon W memiliki jumlah cahaya yang sama dengan lampu pijar 100 watt. Lampu tidak menghasilkan polutan, tidak menghasilkan panas tetapi menggunakan untuk menjadi nyaman. Tetapi untuk dapat diaktifkan dengan intensitas maksimum, akan memakan waktu lebih lama untuk cahaya. Kehidupan lampu TL, secara umum, sangat terang, kualitas cahaya yang sedikit lebih tinggi di TL lampu LED sekitar 10.000 jam.Secara antara keseluruhan. Tapi harga jauh lebih murah daripada lampu LED lampu neon. Oleh karena itu, lampu ini adalah dunia cahaya termasuk rumah, yang paling ban

yak digunakan. Karena popularitasnya, adalah lampu yang telah menghasilkan berbagai cahaya bentuk dan ukuran banyak perusahaan yang estetika. Bahkan, beberapa tahun yang lalu, jenis cahaya adalah dalam bentuk tabung panjang.

Lampu halogen:

Aku punya lampu halogen yang sama prinsipnya, lampu pijar. Lampu ini dibuat lampu pijar kecil diterapkan untuk itu, dalam komposisi jumlah gas halogen. Selanjutnya, menempatkan fungsi cermin sebagai reflektor untuk menghasilkan cahaya terang dari lampu adalah kuat.Jenis tidak menyebarkan cahaya di belakang pengaturan biasa, itu adalah salah satu arah saja. Hal ini digunakan sebagai sumber cahaya hanya untuk tujuan kosmetik hanya dengan. Misalnya, cahaya untuk menerangi seni cahaya, lampu taman, Interior.

Jika Anda tidak mendapatkan angka yang akurat untuk Anda selalu, bahkan dapat Anda lihat sempatkanlah, untuk mengunjungi rumah dan toko-toko elektronik, yang saya mencoba untuk menghasilkan cahaya seragam . Jika Anda sudah familiar dengan jenis bola lampu benar, bagi Anda untuk menentukan apa jenis cahaya yang Anda butuhkan untuk rumah Anda akan lebih mudah

Under Mr. Michelin’s leadership, which ended when he left the company in 2002, the Michelin Group became the world’s biggest tire maker, establishing a big presence in the United States and other major markets overseas.

Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Artikel lainnya »