umroh

Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

biro haji plus di Jakarta Timur

Dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada 6.200 pria dan wanita berusia 44 - 48 tahun, mereka menemukan bahwa kebia

Rokok lebih mematikan dibanding obesitas

Dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada 6.200 pria dan wanita berusia 44 - 48 tahun, mereka menemukan bahwa kebiasaan merokok adalah salah satu faktor penting yang bisa mempengaruhi kesehatan jantung dan risiko kematian.

Roger Blumental, seorang peneliti senior menjelaskan bahwa menghindari kebiasaan merokok bisa membuat risiko kematian seseorang turun 7,6 persen. Angka ini bahkan lebih rendah jika dibandingkan dengan orang yang mengalami obesitas. Sebaliknya, kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan risiko kematian melebihi orang yang mengalami obesitas.

Dalam penelitian selama 7,6 tahun ini, peneliti menemukan empat kebiasaan dalam gaya hidup sehat yang sebaiknya dilakukan oleh orang untuk menghindari penyakit jantung dan menurunkan risiko kematian, seperti dilansir oleh Third Age (05/06).

Empat kebiasaan baik tersebut antara lain berolahraga, menjaga berat badan, melakukan diet sehat, serta menghindari kebiasaan merokok. KEempat gaya hidup sehat ini bisa melindungi seseorang dari penyakit jantung koroner, serta mengurangi risiko kematian.

"Dalam pengetahuan kami, ini adalah penelitian pertama yang menemukan kaitan antara gaya hidup dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kematian," ungkap Haitham Ahmed, ketua peneliti.

Orang yang melakukan empat gaya hidup sehat tersebut diketahui bisa menurunkan risiko kematian hingga 80 persen dibandingkan dengan orang yang tak melakukan empat kebiasaan tersebut.

Zat Kafein sudah bukan hal asing lagi dalam kehidupan kita. Zat tersebut telah ada di mana-mana, seperti minuman teh, kopi, obat, bahkan pada produk makanan dan minuman dalam kemasan. Meski kafein memiliki efek positif seperti memberikan suntikan energi dan membuat Anda lebih waspada, namun kafein juga bisa memberikan efek buruk pada tubuh.

Saco-Indonesia.com - Zat Kafein sudah bukan hal asing lagi dalam kehidupan kita. Zat tersebut telah ada di mana-mana, seperti minuman teh, kopi, obat, bahkan pada produk makanan dan minuman dalam kemasan. Meski kafein memiliki efek positif seperti memberikan suntikan energi dan membuat Anda lebih waspada, namun kafein juga bisa memberikan efek buruk pada tubuh.

Ketika dikonsumsi dengan takaran yang tak tepat, apalagi berlebihan, kafein bisa menyebabkan efek kerusakan pada kesehatan dan tubuh. Berikut adalah empat efek negatif yang bisa dilakukan kafein pada tubuh Anda, seperti dilansir oleh Mag for Women.

1. Alergi
Sistem kekebalan tubuh manusia didesain untuk bisa menerima kafein dalam jumlah terbatas setiap hari. Namun beberapa orang memiliki alergi dan sangat sensitif terhadap kafein. Bagi mereka, kafein adalah hal terlarang. Biasanya alergi kafein terjadi pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi, sistem pencernaan yang tak sehat, mengalami luka lambung, atau pasien penyakit jantung. Jika Anda mengalami sakit kepala setelah mengonsumsi kafein, bisa jadi itu pertanda alergi dan Anda harus segera menghindarinya.

2. Risiko berkaitan kehamilan
Wanita yang sedang hamil harus lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein. Kafein tak hanya buruk untuk tubuh ibu, melainkan juga untuk janin mereka. Kafein diketahui bisa meningkatkan risiko komplikasi yang terkait dengan kehamilan. Kafein bisa sampai pada janin dengan cepat setelah melewati plasenta. Mengonsumsi kafein dengan takaran tak benar saat hamil bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur atau masalah metabolisme pada bayi yang belum lahir. Kafein juga bisa masuk dalam sistem tubuh janin, meningkatkan kadar racun, dan menyebabkan keguguran.

3. Efek samping
Mengonsumsi kafein berlebihan seperti minum sekitar empat sampai lima cangkir kopi akan memberikan efek samping yang buruk seperti peningkatan detak jantung, merasa grogi dan gelisah, otot bergetar, dan insomnia. Jika ini diteruskan akan menyebabkan rasa lemah dan lelah. Kafein juga bisa menyebabkan masalah pencernaan, kecemasan, dan gelisah. Tak hanya berimbas pada fisik, kafein juga menyebabkan efek samping dalam hal psikologis.

4. Kecanduan
Efek negatif yang buruk dari kafein adalah membuat Anda kecanduan. Kafein sama dengan obat yang akan membuat Anda kecanduan dan tergantung padanya. Itulah kenapa terkadang orang yang sudah kecanduan kopi tak akan bisa meninggalkan kopi dalam sehari. Anda akan merasa efek negatif pada tubuh seperti sakit kepala, gelisah, dan lainnya ketika tak mengonsumsi kopi, setelah kecanduan.

Itulah beberapa efek buruk kafein yang bisa terjadi pada tubuh. Anda boleh mengonsumsi kafein karena memang ada manfaatnya. Namun sebaiknya perhatikan takaran kafein yang dikonsumsi agar tak berbalik memberikan efek negatif pada tubuh.

 

Sumber :merdeka.com

Editor : Maulana Lee

With 12 tournament victories in his career, Mr. Peete was the most successful black professional golfer before Tiger Woods.

At the National Institutes of Health, Dr. Suzman’s signature accomplishment was the central role he played in creating a global network of surveys on aging.

Artikel lainnya »