umroh juni

Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami.

biaya umroh ramadhan Bogor

saco-indonesia.com, Aksi mogok ratusan nelayan yang sudah dilakukan beberapa hari telah membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di

saco-indonesia.com, Aksi mogok ratusan nelayan yang sudah dilakukan beberapa hari telah membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah, sepi.

Mogok yang telah dilakukan nelayan sebagai protes terkait dalam Peraturan Menteri Sumber Daya Mineral nomor 15 tahun 2013 tentang harga solar industri bagi kapal ikan ukuran di atas 30 gross ton (GT).

pelelangan ikan lebih sepi dari biasanya. Hanya terlihat beberapa petugas yang tengah membersihkan pelelangan tersebut . Sementara ratusan kapal berjejer di tepi pelabuhan tanda tak melaut.

Kepala TPI Tegalsari, Herry Pramadikdo, juga mengatakan kapal yang biasanya membongkar muatan hasil tangkapan lebih sedikit jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.

"Biasanya sampai enam kapal, ini hanya sekitar dua kapal," katanya Kamis(6/2).

Sementara untuk kapal one day fishing hanya sekitar 15 hingga 20 kapal. Padahal di hari biasa mencapai tak kurang dari 40 kapal one day fishing yang telah membongkar muatan hasil tangkapan tersebut.

Proses lelang di TPI Tegalsari pun juga selesai lebih cepat. Lelang biasanya telah dilakukan dua kali dan selesai pada pukul 15.00 WIB.

"Beberapa hari ini lelang ikan selesai pukul 1 siang, yang dilelang hanya sedikit jumlahnya," ujarnya.

Herry juga menjelaskan dampak lain, harga ikan melonjak. Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga telah mencapai 100 persen.

Selain mogoknya nelayan sebab kenaikan harga solar, faktor cuaca juga menjadi salah satu penyebab TPI sepi.

"Sudah sejak awal Desember memang cuaca buruk telah membuat nelayan tidak bisa melaut. Sekarang ditambah dengan kenaikan harga solar yang tinggi ," ungkapnya.

Herry juga berharap, pemerintah akan segera mencabut kebijakan pemberlakuan harga solar industri bagi kapal pencari ikan.

"Cepat-cepat ada kesepakatan untuk dapat menyelesaikan masalah. Jika tidak dampaknya akan semakin lama dan harga ikan bisa naik lagi," katanya.

Kenaikan harga ikan juga dikatakan oleh salah seorang penjual ikan.

"Cumi-cumi naik dari Rp 30.000 sekarang harganya Rp 60.000 per kilo," kata Eni pedagang ikan di TPI.


Editor : Dian Sukmawati

JAKARTA, Saco-Indonesia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang 300.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 2,3 miliar (kur

JAKARTA, Saco-Indonesia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang 300.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 2,3 miliar (kurs Rp 7.800) dalam operasi tangkap tangan pegawai pajak di halaman terminal III Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (15/5/2013). Uang tersebut diduga diberikan seorang pegawai perusahaan baja berinisial E untuk dua pemeriksa pajak berinisial MDI dan ED melalui seorang kurir berinisial T.

Juru Bicara KPK Johan Budi menuturkan, pada Selasa (14/5/2013) malam, pegawai pajak MDI membawa mobil Avanza ke halaman terminal III Bandara Soetta. Kemudian, lanjut Johan, kunci Avanza itu diserahkan kepada seseorang berinisial T yang diduga sebagai kurir. "Setelah itu mereka pergi. Kami juga menduga setelah kunci diserahkan oleh kurir, dimasukkan uang 300 ribu dollar Singapura," kata Johan.

Pada Rabu, menurut Johan, MDI bersama rekannya pegawai pajak ED kembali ke halaman Terminal III Bandara Soetta tersebut untuk mengambil uang. "Di sana juga sudah ada T dan ada uangnya, lalu kita tangkap," ungkap Johan. Dugaan sementara, uang ini diberikan untuk menyelesaikan persoalan pajak perusahaan baja The MS, tempat E bekerja.

Kini, baik E, MDI, ED, dan T, diamankan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta untuk diperiksa lebih jauh dan ditentukan status hukumnya.

Editor :Liwon Maulana(galipat)

Ms. Rendell was a prolific writer of intricately plotted mystery novels that combined psychological insight, social conscience and teeth-chattering terror.

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Artikel lainnya »