Umroh Desember

saco-indonesia.com, Even jazz di tanah air saat ini memang relatif telah menjamur dari tahun ke tahun. Itulah yang membuat Mus M

saco-indonesia.com, Even jazz di tanah air saat ini memang relatif telah menjamur dari tahun ke tahun. Itulah yang membuat Mus Mujiono itu berpendapat bahwa apresiasi masyarakat dan pertumbuhan jazz yang sangat tinggi. Bahkan menurut Mus Mujiono, Indonesia lebih berkembang daripada Eropa.

"Saya banyakan off air. Karena event jazz di Indonesia sangat tinggi, banyak sekali bahkan. Tak hanya di Jakarta," kata Mus saat dijumpai di Jak Jazz 2013 hari kedua, Istora Senayan, Jakarta Pusat.

"Pertumbuhan kita lebih besar dari Eropa, setiap kota di Indonesia telah mempunyai event jazz yang profesional, kita juga bisa tahu musisi kita lagi pesat majunya," lanjutnya.

Mus pun juga sangat bersyukur telah memiliki banyak event musik, khususnya jazz. Di situ banyak sekali bermunculan talenta talenta muda yang tidak canggung lagi ketika berkolaborasi dengan senior.

"Event seperti itu diharapkan dapat memacu industri musik Indonesia. Dengan ada event, bagus sekali karena kita juga bisa lihat beberapa musisi jazz muda yang bermunculan saat ini semua instrumen di munculkan," tukasnya.

Editor : dian sukmawati
Sumber : kapanlagi.com

saco-indonesia.com, Pengiriman barang atau paket baik dekat, jauh, antar kota, luar kota, dalam pulau, luar pulau atau bahkan ke

saco-indonesia.com, Pengiriman barang atau paket baik dekat, jauh, antar kota, luar kota, dalam pulau, luar pulau atau bahkan ke luar negeri sekalipun adalah resiko dan tanggung jawab tambahan dalam melakukan proses bisnis jasa pengiriman barang yang akan kita gunakan.

Langkah yang harus kita lakukan dalam proses mengirim/menitipkan barang (paket) adalah :

1. Mengetahui alamat yang akan dituju selengkap mungkin.
2. Berat barang yang akan dikirim.
3. Jenis/kelompok barang yang akan dikirim.

Setelah semua informasi di atas telah dapat diketahui, maka langkah selanjutnya adalah dengan memilih atau mencari informasi penyedia jasa pengiriman (ekspedisi), seperti informasi yang telah disampaikan pada tulisan sebelumnya, (red: Memilih Jasa Ekspedisi Guna Memperlancar Bisnis Online #1), kita juga akan dihadapkan pada banyak pilihan penyedia jasa ekspedisi dan untuk itu kita juga akan dapat menilai kelebihan dan kekurangan dari penyedia jasa pengiriman tersebut.

Kategori yang akan kita pakai dalam memilih jasa pengiriman barang antara lain : Cepat, tepat, aman dan harga terjangkau. Untuk itu kita kumpulkan dan cari informasi tentang penyedia jasa pengiriman yang sesuai dengan kategori yang telah kita tentukan.

Sedikit tips, pilihlah jasa pengiriman barang yang telah memberikan dan menyediakan informasi tentang keberadaan barang yang akan kita titipkan selama dalam perjalanan menuju tujuan. Catat alamat tujuan dan nomor resi pengiriman penyedia jasa ekspedisi dan selanjutnya berikan informasi pengiriman kepada penerima dari paket yang kita kirimkan.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua


Editor : Dian Sukmawati

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

A 2-minute-42-second demo recording captured in one take turned out to be a one-hit wonder for Mr. Ely, who was 19 when he sang the garage-band classic.

Artikel lainnya »